Edisi I

PENGARUH SUSU BOTOL TERHADAP TERJADINYA RAMPAN KARIES PADA ANAK-ANAK USIA 4 – 5 TAHUN DI TAMAN KANAK–KANAK AISYIYAH GENTUNGANG KECAMATAN BAJENG BARAT KABUPATEN GOWA TAHUN 2009

ABSTRAK

 

Seperti kita ketahui penggunaan air susu sebagai pengganti ASI memiliki resiko yang tinggi terhadap timbulnya karies gigi pada anak usia prasekolah. Hal ini sesuai dengan banyaknya keluhan ibu, gigi depan rahang atas anaknya berwarna kecoklatan, mahkota giginya rusak, bahkan terkadang hanya tinggal sedikit saja mahkote yang tersisa. Pola karies ini erat kaitannya dengan pemberian susu atau cairan manis lainnya dengan menggunakan botol secara berkepanjangan. Terlebih lagi bila anak terbiasa atau dibiasakan meminum susu botol sebelum tidur, dan tidak jarang botok susu masih ada dalam mulut anak saat ia lelap tertidur (Suwelo,1992). Kondisi ini akan berdampak penyakit yang disebut Rampan Karies, yang merupakan salah satu istilah yang digunakan untuk menggambarkan suatu keadaan dimana sebagian besar atau semua gigi baik gigisulung atau gigi permanen yang mengalami kerusakan secara luas dan berkembang dengan cepat (Mahafudo,2008). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh anak yang minum susu botol terhadap terjadinya Rampan Karies pada anak usia 4 – 5 tahun di Taman Kanak – Kanak Aisiyah Gentungang Kec.Bajeng Barat Kabupaten Gowa. Penelitian ini menggunakan metode Deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional. Sampel yang diteliti berjumlah 30 orang yang terdiri dari 13 anak berumur 4 tahun dan 17 orang anak berumur 5 tahun Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak yang paling banyak terserang karies adalah anak yang minum susu lebih dari 3 kali dalam sehari dan tingkat keparahan Rampan karies diderita pada anak yang minum susu botol terlalu lama sehingga kontak susu dengan permukaan gigi.

 

Kata kunci : gigi anak,rampan karies,Taman kanak – kanak dan botol susu.

PENGARUH PSIKOLOGI TERHADAP KEPUASAN PENGGUNA GIGI TIRUAN DI KELURAHAN BARA-BARAYA TIMUR KECAMATAN MAKASSAR TAHUN 2009

ABSTRAK

 

Salah satu faktor penting pada diagnosis pasien prostodontik adalah sikap mentalnya. Ini bukan masalah biologis atau mekanis. Ini memerlukan pengertian manusia dan cara nya supaya pasien memberikan reaksi terhadap suatu situasi. Dokter gigi kemudian dapat mengatur sikap dan reaksi mereka sendiri sehingga sikap saling percaya antara pasien dan dokter gigi dapat terjalin.

Kesuksesan dari gigi tiruan berhubungan dengan banyak faktor termasuk prosedur teknik, faktor fungsional, estetik,faktor biologis dan psikologis. Faktor psikologis termasuk kesiapan pasien dan sikap mental pasien dalam menerima gigi tiruan, hubungan dan sikap terhadap dokter gigi, kecerdasan dan kemampuan untuk mempelajari bagaimana menggunakan gigi tiruan serta kepribadian pasien itu sendiri. Ahli prostodonti harus benar benar memahami pasiennya karena dapat mempengaruhi pasien dalam menerima jenis perawatan yang mereka butuhkan.

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh psikologi terhadap kepuasan pengguna gigi tiruan dan penelitian dilakukan di Kelurahan Bara – Baraya Timur Kecamatan Makassar terhadap 25 orang sampel yang telah memakai gigi tiruan

Hasil bahwa semua pasien yan memakai gigi tiruan cukup puas memakai gigi tiruan. Selain itu terdapat perbedaan alasan memakai gigi tiruan untuk wanita umumnya untuk penampilan (estetik) sedangkan pada laki laki umumnya mempunyai alasan untuk pengunyahan.

Saran untuk pemakai gigi tiruan agar selalu menjaga kebersihan mulut dan gigi tiruan agar dapat dipakai sesuai fungsinya .

 

Kata kunci : pengaruh psikologis, gigi tiruan, penampilan and fungsi kunyah

PENGARUH KOMSUMSI AIR MINUM TERHADAP TERJADINYA KARIES PADA USIA 12–15 TAHUN DIDAERAH PANTAI DAN PEGUNUNGAN DI KABUPATEN TAKALAR 2008

ABSTRAK

 

Pada umumnya manusia membutuhkan air untuk keperluan hidupnya setiap hari. Adanya fluor dalam air minum akan sangat berpengaruh terhadap kebutuhan fluor yang diterima oleh manusia tersebut. Untuk mencegah terjadinya penerimaan fluor yang berlebihan atau kekurangan maka diperlukan pemeriksaan kadar fluor air minum terutama didaerah yang diduga kadar fluor air minumnya tinggi.

Menurut Newburn karies gigi merupakan suatu proses kerusakan yang dimulai dari email terus ke dentin. Ada 4 faktor yang merupakan faktor utama penyebab karies antara lain saliva, mikroorganisme, substrat dan waktu termasuk lingkungan (kandungan Fluor air minum), pengetahuan, kesadaran dan pelaku yang berhubungan dengan kesehatan gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh air minum (kandungan mineral) terhadap terjadinya karies gigi baik di daerah pantai dan daerah pegunungan di Kabupaten Takalar.

Penelitian ini menggunakan metode Cross Sectional Analitik, dengan sampel sebanyak 25 orang anak pada masing – masing tempat baik dipegunungan maupun didaerah pantai.

penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh air minum terhadap terjadinya karies gigi dan ternyata jumlah karies gigi lebih tinggi didaerah pegunungan dibanding didaerah pantai.

 

 

Kata kunci : Air minum, daerah pantai, daerah pegunungan dan karies gigi.

ANALISIS PENGARUH KUALITAS PELAYANAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN PADA PRAKTEK DOKTER GIGI DI KOTA MAKASSAR

ABSTRAK

 

Pelayanan terhadap pasien dipelayanan klinik dokter gigi pada saat ini masih merupakan pilihan dari pasien yang menderita penyakit gigi kendati mereka kepelayanan yang telah tersedia pada poliklinik gigi baik di Puskesmas maupun di rumah sakit pemerintah. Namun pelayanan diklinik dokter gigipun masih tergantung dari kualitas pelayanannya.

Penelitian bertujuan : 1) Mengidentifikasi karakteristik tingkat kepuasan pasien berdasarkan dimensi kualitas pelayanan klinik dokter gigi praktek yang ada di Kota Makassar; dan 2) Menganalisis jenis dimensi kualitas pelayanan yang memberikan pengaruh dominan terhadap tingkat kepuasan pasien pada dokter gigi praktek di Kota Makassar Makassar. Penelitian dilaksanakan di Klinik Praktek dokter gigi yang berprofesi dosen di Poltekkes Makassar, dengan mengambil 74 pasien sebagai sampel penelitian. Dimensi kualitas pelayanan yang meliputi kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan bukti fisik berdasarkan persepsi pasien. Kuesioner digunakan sebagai instrumen penelitian dan data yang dikumpulkan dianalisis regresi linier berganda.

Hasil penelitian menyimpulkan bahwa : 1) Kualitas pelayanan dokter gigi yang berprofesi sebagai dosen Poltekkes pada klinik praktek memiliki korelasi positif dan berpengaruh signifikan terhadap tingkat kepuasan pasien. Pengaruh kualitas layanan secara simultan disebabkan kemampuan pelayanan dokter dan perawat dalam memberikan layanan terbaik kepada pasien, terutama kehandalan dalam menangani keluhan-keluhan pasien, ketepatan pemberian obat, serta kelengkapan peralatan yang dibutuhkan untuk menangani pasien; dan 2) Dimensi kehandalan, daya tanggap, jaminan dan bukti fisik dalam pelayanan merupakan faktor dominan yang mempengaruhi tingkat kepuasan pasien. Kehandalan pelayanan disebabkan dokter dan perawat melakukan pelayanan secara tepat dan akurat, tanggap terhadap keluhan pasien sehingga menimbulkan rasa percaya dan keyakinan pasien untuk berobat yang ditunjang oleh kelengkapan peralatan, obat-obatan pada klinik praktek.

Untuk memaksimalkan kualitas pelayanan dokter gigi dan perawat pada klinik praktek, disarankan agar perawat lebih meningkatkan perhatian terhadap individu-individu pasien terutama dengan pendekatan persuasif maupun memberikan kemudahan komunikasi di luar jadwal praktek seperti memberikan jadwal khusus konsultasi baik di klinik secara langsung maupun melalui telepon.

Kata kunci: klinik, kualitas, kepuasan

HUBUNGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH DENGAN ERUPSI GIGI MOLAR PERTAMA PERMANEN RAHANG ATAS DAN RAHANG BAWAH ANAK UMUR 6 DAN 7 TAHUN DI SD INPRES PERUMNAS II MAKASSAR TAHUN 2009

ABSTRAK

 

Indeks Massa Tubuh /Index Quetelet merupakan suatu pengukuran yang menunjukkan hubungan tinggi badan dan berat badan yang dikemukakan oleh Aldophe Quetelet dari Belgia, 1835. Formulanya bersifat universal digunakan dalam bidang Kedokteran, menghasilkan unit pengukuran dalam kg/m2. Menurut Arisman (2004) Indeks Massa Tubuh merupakan suatu rumus matematika dimana berat badan seseorang (kg) dibagi dengan tinggi badan dalam meter kuadrat. Indeks Massa Tubuh merupakan alat yang sederhana untuk memantau status gizi orang dewasa khususnya yang berkaitan denan kekurangan dan kelebihan berat badan. Gigi Molar permanen merupakan gigi yang terletak paling posterior didalam mulut dan ada tiga buah yang menurut posisinya tidak menggantikan posisi gigi susu manapun, mempunyai fungsi mengunyah untuk menggiling dan menghancurkan makanan. Sangat dipengaruhi oleh zat gizi karena pembentukan maupun pertumbuhan gigi sampai proses pematangannya dipengaruhi oleh zat gizi.

Erupsi gigi adalah pergerakan gigi keluar melalui jaringan alveolar ke permukaan mulut. Menurut Hilson (1996) mendefinisikan erupsi gigi sebagai suatu proses oleh gigi tersebut pada tulang crypte, bermigrasi melalui rahang dan muncul kedalam mulut (Tallangkamban,2008).erupsi gigi dapat dipengaruhi oleh faktor gizi dan lingkungan (Steggerda dan Hill 1942) termasuk jenis kelamin dan keturunan juga merupakan faktor penting yang dapat mempengaruhi erupsi gigi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dengan erupsi gigi Molar pertama gigi permanen pada anak umur 6 – 7 tahun

Penelitian ini menggunakan metode Obsevasional analitik dan dilaksanakan diSD Perumnas II Makassar dengan sampel 36 orang anak yang berumur 6 dan 7 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara Indeks Massa Tubuh dengan erupsi gigi Molar pertama permanen rahang atas dan bawah.

 

 

Kata kunci : Indeks Massa Tubuh, zat gizi dan Erupsi gigi Molar Pertama.

Statistik Pengunjung

401147
Hari iniHari ini133
KemarinKemarin539
Minggu iniMinggu ini3703
Bulan iniBulan ini14096
SemuanyaSemuanya401147
Statistik created: 2014-10-26T03:16:05+07:00
54.211.212.174
UNITED STATES
US
Guests 3
Sedang Online
-

This page uses the IP-to-Country Database provided by WebHosting.Info (http://www.webhosting.info), available from http://ip-to-country.webhosting.info

Alamat Direktorat:
Jl. Bendungan Bili-bili No. 1 Tidung
Makassar, Sulawesi Selatan 90233
      
Jam Kerja:
Senin-Jumat. 8 am sampai 4 pm

Lokasi Direktorat Poltekkes Makassar

Peta disamping kiri akan menuntun Anda arah menuju ke Kantor Direktorat Poltekkes Makassar dengan menggunakan Peta dari Google. Anda dapat merubah tampilan peta menjadi tampilan citra satelite dengan cara meng-klik tombol Satellite. dengan cara seperti itu Anda akan dapat melihat tampilan citra lebih detail.

Peta ini mungkin akan memperlambat Anda dalam men-Load website Poltekkes ini, tapi karena ini adalah salah satu cara menunjukkan lokasi Poltekkes Makassar secara visual dan interaktif, maka kami menambahkan peta Google ini didalam website.

QR Code

QR Code adalah sebuah barcode Quick Response (seperti yang ditampilkan disebelah kanan) yang biasanya digunakan untuk peralatan seperti hanphone ataupun tablet PC. Penggunaan QR Code sudah mulai digunakan oleh banyak instansi untuk memperkenalkan situs webnya kepada penggunaanya. Gambar QR Code disamping kiri ini adalah QR Code website poltekkes makassar. Untuk cara menggunakan QR code di handphone Nokia, Android, Blackberry, silahkan klik link berikut.  Cara Mengakses QR Code

This site uses encryption for transmitting your passwords. ratmilwebsolutions.com