Sejarah Polkesmas

Politeknik Kesehatan Makassar (POLKESMAS) berdiri berdasarkan SK. Menkes-Kessos No. 298/Menkes-Kessos/SK/2001 tanggal 16 April 2001 yang mengintegrasikan 7 akademi terpisah di Makassar yaitu Akademi Kesehatan Lingkungan; Akademi Perawat, Akademik Gizi, Akademi Fisioterapi, Akademi Farmasi, Akademik Kebidanan, dan Akademi Kesehatan Gigi.

Selanjutnya turut bergabung beberapa sekolah kesehatan lainnya yaitu Keperawatan Pare-Pare dan Analis Kesehatan. Hingga akhir tahun 2020, POLKESMAS memiliki 8 Jurusan,  9 prodi D.III, 8 prodi D.IV dan 3 Prodi Pendidikan Profesi.

Berdasarkan SK Mendikbud RI No. 355/E/O/2012 tentang Alih Bina Penyelenggaraan Prodi pada Poltekkes Kemenkes dari Kemenkes kepada Kemendikbud, maka semua Prodi sudah terakreditasi BAN-LAMPTKes termasuk Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) dengan hasil 7 prodi terakreditasi A dan 10 Terakrditasi B dan 3 yang sementera proses pengusulan akreditasi.

Saat ini jumlah Dosen di Polkesmas sebanyak 194 orang, tenaga kependidikan 143 orang dan mahasiswa 4.282 orang. Center of Excellence di Poltekkes Kemenkes dapat mengimplementasikan IPTEK terapan yang merupakan jembatan dalam upaya penguatan daya saing bangsa secara umum. Pusat unggulan Iptek – Poltekkes Kemenkes diharapkan dapat menjadi sentral dari pengembangan Iptek terapan bidang kesehatan di Indonesia serta melibatkan seluruh pemangku kepentingan.